Undangan pernikahan Satria & Febi

Kepada Yang Terhormat,

Tamu Undangan

Satria & Febianti

Cilacap
Central Java

#SatriaNyaFebi

Bunga matahari mekar di ladang saat senja

Quran Surah

AR-RUM: 21

Dan di antara tanda-tanda kebesaran-Nya ialah Dia menciptakan pasangan-pasangan untukmu dari jenismu sendiri, agar kamu cenderung dan merasa tenteram kepadanya, dan Dia menjadikan di antaramu rasa kasih dan sayang.

Satria Perdana

Satria Perdana

Anak pertama dari Alm. Encep Cecep & Sri Rismawati

Satria dikenal sebagai pribadi yang periang, lugas, kritis, dan bertanggung jawab, meski diam-diam cukup haus akan kasih sayang yang brutal. Oleh karena itu ia butuh sosok seperti Febianti di hidupnya. Ia juga gemar mendengarkan cerita orang lain, kebiasaan yang membuatnya punya banyak sudut pandang setiap kali berada di situasi apapun.

Febianti

Febianti

Anak kedua dari Sudiharjo & Ritem

Febianti, atau yang akrab disapa Pebi, adalah perempuan yang cerdas, cangtips, gemash, dan gemar memakai emotikon bernuansa kuning 🌻. Terbiasa berdiri di atas kakinya sendiri sejak muda membuatnya membutuhkan sosok seperti Satria. Pebi juga sosok yang tangguh, dan penuh kesabaran menghadapi pasangannya yang kadang normal, kadang tidak.

AKAD & PARTY

Tanggal
Waktu
Lokasi
KUA Adipala. Jl. Pepaya, Adipala, Kec. Adipala, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah 53271

Menghitung Mundur

Detik demi detik menuju hari yang paling kami tunggu. Hitung bareng kami, yuk.

Love Story

  1. Match

    Semuanya bermula dari layar kecil di tengah keramaian dunia maya. Di sebuah aplikasi kencan bernama Tinder, dua orang yang belum saling kenal dipertemukan oleh satu geser jari. Sang lelaki membuka percakapan dengan setangkai bunga matahari, sebuah emotikon sederhana yang ternyata cukup untuk membuat sang perempuan berhenti dan tersenyum. Dari situlah obrolan mereka tumbuh, pelan-pelan, seperti bunga yang selalu tahu ke mana harus menghadap.

  2. Pertemuan

    Hampir setahun, terpisah jarak antara Tangerang dan Purwokerto, tempat masing-masing menggantungkan pekerjaan. Lalu suatu hari, tanpa rencana dan tanpa aba-aba, sang perempuan melempar ajakan spontan: bertemu di Yogyakarta. Sang lelaki tak butuh waktu untuk berpikir. Satu kata “iya” cukup mengantar mereka ke kota yang kelak menyimpan tatap muka pertama mereka.

  3. Deklarasi

    Setelah beberapa kali temu yang selalu terasa terlalu singkat, jarak tetap menjadi tamu yang enggan pulang. Namun di Agustus itu, sepulang sang perempuan dari sebuah konser musik di Jakarta, sang lelaki memberanikan diri mengucap apa yang selama ini hanya ia simpan. Malam itu, dua hati yang lama berjalan beriringan akhirnya sepakat untuk mendeklarasikan status bagi sosial—berpacaran

  4. Pengikat

    Jarak yang dulu membentang kini kian mendekat, dan empat tahun berjalan beriringan membuat keduanya yakin bahwa cinta ini layak diberi kepastian. Maka sang lelaki datang menemui keluarga sang perempuan, duduk di hadapan kedua orang tuanya, dan dengan hati bergetar memohon izin untuk meminang putri mereka.

  5. Sebuah Janji

    Kini tibalah hari yang kami nantikan: akad nikah pada 1 Desember 2026. Di hadapan Tuhan, keluarga, dan orang-orang tercinta, dua insan akan mengikat janji suci yang tak lagi dibatasi jarak. Ini bukan sebuah akhir, melainkan permulaan panjang menuju keabadian bersama.

Ucapkan Selamat

Titip satu-dua kalimat untuk kami. Kami baca semuanya, berkali-kali.

    Wedding Gift

    Kalau kamu ingin berbagi tanda kasih, kami terima dengan senang hati. 🌻

    BCA

    A/N Satria Perdana

    MANDIRI

    A/N Febianti

    Satria dan Febianti melambaikan tangan di depan pintu kayu
    Sepatu Satria dan Febianti berdampingan
    Topi putih dan buket bunga matahari di atas trotoar
    Satria dan Febianti bercanda di depan dinding penuh coretan

    Shared Album

    Ada banyak sudut yang tak sempat kami lihat di hari itu. Lewat potret dan rekaman darimu, kami bisa menengok kembali tawa dan haru yang kami lewatkan.

    Terima kasih,

    Sudah menggulir sejauh ini, berarti kamu benar-benar peduli. Kami tidak meminta apa-apa selain doa, dan mungkin satu-dua kalimat ucapan yang bikin senyum. Sisanya biar kami yang belajar saling menghadap, seperti bunga matahari pada pagi.

    Dengan penuh cinta,

    Satria & Febianti

    #SatriaNyaFebi